Your soul, your beauty
Apa cantik itu?
setiap orang boleh percaya bahwa cantik itu adalah memiliki penampilan yang menarik, tetapi setiap orang juga tidak boleh menolak bahwa hakikat cantik tidaklah sesederhana itu. penampilan yang cantik memang akan menarik perhatian, tetapi kecantikan kepribadianlah yang akan menarik hati karena orang tidak hidup dengan penampilan mereka tetapi dari hati dan pikiran mereka. kalau kata orang, Anda dapat mempercantik tampilan Anda dengan make up, tetapi Anda tidak dapat mempercantik hati Anda dengan menelan make up. sssttt, paragraf awal ini bukanlah penghakiman yang akan mendoktrin pandangan Anda untuk paragraf selanjutnya tetapi hanyalah sebuah intro untuk membuka logika Anda setelahnya.
secara umum, sudut pandang dan karakter seseorang adalah hasil dari interaksi dengan lingkungan sosial mereka. bila lingkungan Anda mayoritas mengatakan bahwa wajah yang mulus putih adalah enak dipandang maka Anda tidak salah kalau mengikutinya, tetapi terkadang seseorang mulai lupa untuk benar-benar menghargai kecantikan yang lebih mendasar dan mulai menjadikannya sebagai landasan dalam bertindak. dalam keadaan seperti inilah kekuatan pikiran akan amat sangat berpengaruh dalam menyaring informasi dan melawan arus lingkungan. Anda pasti setuju bahwa pembicaraan saya ini seolah-olah mengatakan bahwa kecantikan itu mutlak dari hati dan bukan dari penampilan? ya, Anda boleh mempercayai hal itu, tetapi saya tidak memaksa Anda dan pikiran saya untuk mengabaikan penampilan.
banyak orang yang mengejar kecantikan melalui fisik, tetapi tak sedikit pula yang mengejarnya melalui kualitas diri. dan saya rasa hampir semua orang akan setuju bila kecantikan dari kualitas diri adalah hakikat dari kecantikan itu sendiri karena hal tersebut tidak akan lekang oleh waktu dan merupakan hasil dari usaha kita sendiri selama hidup. kata dr.seuss "there's no one that's youer than you". apalagi bila kita membicarakan mengenai passion, kecerdasan, dan kepribadian. seseorang yang memancarkan passion melalui matanya, kecerdasan melalui pemikiran dan ucapannya, serta kepribadian melalui tingkah lakunya akan menunjukkan kualitas terbaik dari dirinya karena hal tersebut tidaklah dapat dimanipulasi. dan sudah sepantasnya bila hal tersebut dihargai melebihi kecantikan fisik yang dapat dimanipulasi sesuka hati. bila setiap orang dapat melihat kualitas diri orang lain secepat mereka menghakimi penampilan seseorang, maka saya rasa tidak akan ada yang namanya bulimia, sedot lemak, atau operasi plastik yang sia-sia karena terobsesi dengan bentuk tubuh. berikanlah kepercayaan kepada diri sendiri sebelum orang lain memberikannya pada Anda.
visual speaks louder tidaklah sekedar jargon dari sebuah iklan produk, tetapi hal tersebut memang benar adanya. indra kita secara alami akan memprioritaskan respon terhadap suara dan visual, baru diikuti oleh indra lainnya. selain itu otak kita juga akan memberikan respon yang lebih intense terhadap sesuatu yang lebih menyenangkan karena otak akan lebih dapat menikmatinya, dalam hal ini keindahan. jadi, tidaklah salah bila seseorang memberikan penampilan fisik terbaiknya untuk memberikan impres kepada orang lain, tetapi hal tersebut akan menjadi kurang baik bila penampilan dijadikan ambisi utama. dalam konteks lain, merawat bentuk fisik tubuh kita dan memberikan penampilan yang terbaik bagi tubuh adalah bentuk rasa bersyukur, bentuk menghargai diri sendiri, serta mencintai diri kita sendiri. saya rasa semua berawal dari mindset dan niat yang benar. dan mindset serta niat yang benar membutuhkan kajian terhadap informasi yang masuk dari lingkungan, itulah fungsinya otak, memberikan makna terbenar dari setiap tindakan kita. jadi, tidaklah salah bila seseorang menyebut bahwa brainy is the new definition of sexy.
sumber gambar : www.selfridges.com
setiap orang boleh percaya bahwa cantik itu adalah memiliki penampilan yang menarik, tetapi setiap orang juga tidak boleh menolak bahwa hakikat cantik tidaklah sesederhana itu. penampilan yang cantik memang akan menarik perhatian, tetapi kecantikan kepribadianlah yang akan menarik hati karena orang tidak hidup dengan penampilan mereka tetapi dari hati dan pikiran mereka. kalau kata orang, Anda dapat mempercantik tampilan Anda dengan make up, tetapi Anda tidak dapat mempercantik hati Anda dengan menelan make up. sssttt, paragraf awal ini bukanlah penghakiman yang akan mendoktrin pandangan Anda untuk paragraf selanjutnya tetapi hanyalah sebuah intro untuk membuka logika Anda setelahnya.
secara umum, sudut pandang dan karakter seseorang adalah hasil dari interaksi dengan lingkungan sosial mereka. bila lingkungan Anda mayoritas mengatakan bahwa wajah yang mulus putih adalah enak dipandang maka Anda tidak salah kalau mengikutinya, tetapi terkadang seseorang mulai lupa untuk benar-benar menghargai kecantikan yang lebih mendasar dan mulai menjadikannya sebagai landasan dalam bertindak. dalam keadaan seperti inilah kekuatan pikiran akan amat sangat berpengaruh dalam menyaring informasi dan melawan arus lingkungan. Anda pasti setuju bahwa pembicaraan saya ini seolah-olah mengatakan bahwa kecantikan itu mutlak dari hati dan bukan dari penampilan? ya, Anda boleh mempercayai hal itu, tetapi saya tidak memaksa Anda dan pikiran saya untuk mengabaikan penampilan.
banyak orang yang mengejar kecantikan melalui fisik, tetapi tak sedikit pula yang mengejarnya melalui kualitas diri. dan saya rasa hampir semua orang akan setuju bila kecantikan dari kualitas diri adalah hakikat dari kecantikan itu sendiri karena hal tersebut tidak akan lekang oleh waktu dan merupakan hasil dari usaha kita sendiri selama hidup. kata dr.seuss "there's no one that's youer than you". apalagi bila kita membicarakan mengenai passion, kecerdasan, dan kepribadian. seseorang yang memancarkan passion melalui matanya, kecerdasan melalui pemikiran dan ucapannya, serta kepribadian melalui tingkah lakunya akan menunjukkan kualitas terbaik dari dirinya karena hal tersebut tidaklah dapat dimanipulasi. dan sudah sepantasnya bila hal tersebut dihargai melebihi kecantikan fisik yang dapat dimanipulasi sesuka hati. bila setiap orang dapat melihat kualitas diri orang lain secepat mereka menghakimi penampilan seseorang, maka saya rasa tidak akan ada yang namanya bulimia, sedot lemak, atau operasi plastik yang sia-sia karena terobsesi dengan bentuk tubuh. berikanlah kepercayaan kepada diri sendiri sebelum orang lain memberikannya pada Anda.
visual speaks louder tidaklah sekedar jargon dari sebuah iklan produk, tetapi hal tersebut memang benar adanya. indra kita secara alami akan memprioritaskan respon terhadap suara dan visual, baru diikuti oleh indra lainnya. selain itu otak kita juga akan memberikan respon yang lebih intense terhadap sesuatu yang lebih menyenangkan karena otak akan lebih dapat menikmatinya, dalam hal ini keindahan. jadi, tidaklah salah bila seseorang memberikan penampilan fisik terbaiknya untuk memberikan impres kepada orang lain, tetapi hal tersebut akan menjadi kurang baik bila penampilan dijadikan ambisi utama. dalam konteks lain, merawat bentuk fisik tubuh kita dan memberikan penampilan yang terbaik bagi tubuh adalah bentuk rasa bersyukur, bentuk menghargai diri sendiri, serta mencintai diri kita sendiri. saya rasa semua berawal dari mindset dan niat yang benar. dan mindset serta niat yang benar membutuhkan kajian terhadap informasi yang masuk dari lingkungan, itulah fungsinya otak, memberikan makna terbenar dari setiap tindakan kita. jadi, tidaklah salah bila seseorang menyebut bahwa brainy is the new definition of sexy.
"Beauty is based on your opinion and your mind will make you. If you want to be a lion then be a great lion and not others, because you're born to be. Be the best of you and let people see that you're beautiful because of you are"
sumber gambar : www.selfridges.com

Comments
Post a Comment