Sesal


Penyesalan selalu datang di belakang. Why why why? Ya  memang begitulah hukumnya. Bagaimanapun kita tetap tak bisa memutar waktu, barang sedetik saja. Mungkin terdengar klise, tapi itulah kehidupan. Semua butuh keikhlasan, kesabaran, dan pengertian. Mungkin kita tak menginginkannya, tapi itulah yang terjadi, dan kita tak dapat menghindar. Tapi bukan berarti kita lalu menjadi psimis dalam menjalani hidup ini. Justru dengan hal tersebut-lah kita akan menjalani hidup ini dengan lebih baik. Bukankah kita juga harus belajar dari sebuah kesalahan? Oh tepatnya bukan kesalahan, tetapi ketidaktepatan cara melakukan. hehe

Semua ada waktu dan tempatnya sendiri. Ketika kita belum selesai dari suatu cobaan, kadang kita sudah kedatangan suatu cobaan lagi. Hal yang benar-benar rumit. Tapi beginilah hidup berjalan. Semua tinggal tergantung dari bagaimana kita menyikapinya dan semua terjadi karena suatu alasan. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri atas semua hal yang terjadi, tapi jangan pula menganggap semua hal yang terjadi menjadi hal sepele dan lantas dilupakan. Nobody is perfect! 


Lalu bagaimana kita menyikapi penyesalan kita?
Menyesal itu boleh saja, dan itu memang perlu supaya kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik. Sekali-kali pandanglah suatu masalah dari sudut pandang yang berbeda dari dirimu dan kau akan menemukan hal baru. Jangan jadikan penyesalan sebagai sebuah penghambat dirimu untuk maju. Tanamkan mindset yang benar dan ber-positive thinking-lah terhadap segala hal. Pegang kuat yang menjadi prinsipmu, tapi bergeraklah dinamis dalam ruang gerakmu. Pahit memang menelan penyesalan (walaupun lebih pahit dari obat), namun justru itu menjadikan kita sebagai seorang pribadi yang lebih kuat. Seperti kata pepatah
"Tak akan ada nahkoda yang piawai tanpa berteman badai"
Ingat semua cobaan akan menjadikan dirimu lebih kuat. Sesempit apapun keberadaanmu, tetaplah berusaha dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya karena kesempatan sekecil apapun adalah harapan. Dan yang terpenting adalah selalu bersikap jujur, bagaimanapun dan kapanpun kamu berada. Tuhan selalu memiliki rencana yang lebih sempurna dari rencana kita. Tetaplah tersenyum memandang dunia :)


* Terimakasih untuk semua yang membuat saya selalu optimis. Mereka-mereka yang selalu mengajari saya berpandangan positif. Mereka-mereka yang tak lelah mendukung dan menginspirasi saya. Mereka, jiwa-jiwa yang selalu memaafkan dan mengerti saya. Dan mereka yang meyakinkan saya untuk harus terus melangkah dan menyingkirkan air mata.

Comments

Popular Posts