Live Is Never Flat

Kadang kehidupan tak mampu menceritakan tentang kehidupan itu sendiri
Kadang kehidupan tak dapat pula memberi kita selembar note seperti halnya singa yang mendoktrin jerapah

Apakah pantas kita menarik kesimpulan seperti hal di atas?
Sebetulnya bukan pantas atau tidak pantas kita mengatakan hal itu, namun ini tentang bagaimana buah durian yang jatuh dapat membuat kerugian yang sebenarnya dapat dihindari
Ini tentang asam cuka yang dicampur dengan rumus gravitasi
Ini tentang kolam ikan yang sebenarnya ia sadar akan kondisi tubuhnya untuk menjaga keselamatan si ikan dari seleksi alam

Tak perlu aku mengurai begitu panjang kata-kata perunggu untuk hanya sekadar dipajang
Ketika hidup di ujung patung liberty, menorehkan kebahagiaan yang begitu besar untuk kita (akankah kita lupa akan kulit kacang hijau? akankah kita lupa bagaimana kita berguling di lumpur untuk meraih emas di ujung tombak?)
Ketika hidup menitih kita untuk merangkak di jalan berlubang, di jalan yang penuh dengan kotoran sapi, seakan dan seolah kita merasa dicampakkan oleh alam (akankah kita lupa akan Allah pencipta semesta alam? ataukah kita hanya mampu menggelar seluruh memori-memori emas, kebahagiaan, dan keajaiban yang pernah kita temui sebelumnya -tanpa usaha yang keras untuk mendapatkan emas di ujung tombak- ?)

Kiranya kita tak perlu seperti itu, laluilah hidupmu dan waktumu, jangan biarkan hidup dan waktu melaluimu. Sisipkan paling tidak sebutir mutiara di setiap bagian waktumu, agar kau bisa menikmati hidupmu kapan pun.



*Dipublish ulang dengan pengubahan judul oleh enceladushelara

Comments

Popular Posts